Kamis, 20 Maret 2014

Sebuah perhitungan

Kemarin saat saya leyeh2 sendiri di kamar, tetiba bulik naik ke atas dan mengajak bicara... Tentang kalimat saya sehari sebelumnya "Saya mah gak ngerti sama sekali masalah Jambi." Jambi disini adalah tempat usaha petelur dan sawit suami.
Intinya adalah beliau kaget dan tdk percaya jika saya sama sekali tidak tahu masalah keuangan di Jambi. Seharusnya suami istri itu terbuka dan saling tahu. Saya cuma tertawa kecil...
Saya bilang, tenang bulik, ini sdh mjd salah satu komitmen tdk tersebutkan bahwa saya tidak perlu tau. Bahwa bagi saya sendiri selama kebutuhan primer, sekunder, dan tersier terpenuhi baik itu untuk anak-anak maupun saya pribadi, itu sdh cukup. 
Sejak saya blm menikah saat bapak saya sdh jadi kepala kantor BPN (yg konon py byk uang) bapak tidak pernah mengajari saya untuk sembarangan dengan uang. Bahkan untuk sekedar ganti sepatu sekolah saja, saya harus menunggu jempol saya nongol, untuk punya komputer saat kuliah, saya harus kasih IPK 4 sempurna 3 semester berturut turut.
Jadi saya tidak pernah ingin menguasai pendapatan suami dan mengaturnya seenak hati saya. Saudara2 saya juga sangat hati2 untuk merepotkan saya yg notabene merepotkan suami. 
Saya juga tidak iri saat saudara2 suami dibelikan mobil, dinaikkan umroh (ini krn bulik merasa subgkan suaminya diumrohkan). Buat saya pasti ada alasan khusus knp suami saya membantu saudara2nya dengan mudah. Karena saat dia dan ibunya yg janda susah, saudara2 ibunyalah yg banyak membantu. Jadi saat sukses, mjd sebuah kewajiban baginya untuk membalas. 
Klo kami bersaudara banyak melihat bahwa ibu dan bapak sll berusaha sendiri bkn krn tdk akrab dgn saudara tp krn berjiwa mandiri. 
Saudara2 saya jg tdk punya andil banyak sec ekonomi bagi saya, dan itu tdk berkonsekwensi pada masalah balas budi. 
Bulik makin bengong...kok ada istri kyk sampean (sementara dia bertolak belakang)... Aku jawab ya ada...😁

Sebenernya mulai banyak yg mempertanyakan sikap saya yg spt orang bodoh saja. Dan itu membuat saya berpikir..."sepertinya saya harus punya saving pribadi u anak2 saya" ...hehehe... Peace ah
😜😝

Tidak ada komentar:

Posting Komentar